Catch to Cold Storage (Handling & Storage)
๐ LKPD Pertemuan 1
Unit 5: Catch to Cold Storage (Handling & Storage)
Building Knowledge of the Field (BKoF)
Siswa mampu mendeskripsikan ciri ikan segar dan ikan yang mulai rusak dalam bahasa Inggris.
Siswa memahami konsep dasar Cold Chain (rantai dingin) dalam penanganan hasil tangkapan.
Siswa mengenal kosakata teknis: Freshness, Spoilage, Hygiene, Sorting, Chilling, Freezing.
English Text
Maintaining the freshness of fish is one of the most important tasks on board a fishing vessel. Once the fish is caught, it begins to lose quality if not handled properly. Fresh fish has clear eyes, bright red gills, firm flesh, and a natural smell of the sea. Spoiled fish, on the other hand, shows cloudy eyes, pale gills, soft flesh, and an unpleasant odor.
To prevent spoilage, fishermen must follow the Cold Chain system. This means that the fish should be kept at a low temperature from the moment it is caught until it reaches the cold storage. First, the fish is washed with clean seawater to remove slime and blood. Then, it is sorted according to species and size. After sorting, the fish is chilled with ice or cold seawater. Finally, it is stored in the refrigerated hold or freezer.
Hygiene is also very important. Dirty decks, unclean tools, or careless handling can cause contamination. Therefore, crew members must always wash their hands, clean the equipment, and use proper clothing when handling fish. By following these steps, the quality of fish can be maintained, and consumers will receive safe and fresh seafood.
Teks Bahasa Indonesia
Menjaga kesegaran ikan adalah salah satu tugas paling penting di kapal penangkap ikan. Setelah ikan ditangkap, kualitasnya akan menurun jika tidak ditangani dengan benar. Ikan segar memiliki mata jernih, insang merah cerah, daging padat, dan bau alami laut. Sebaliknya, ikan yang rusak menunjukkan mata keruh, insang pucat, daging lembek, dan bau tidak sedap.
Untuk mencegah kerusakan, nelayan harus mengikuti sistem Cold Chain. Artinya, ikan harus dijaga pada suhu rendah sejak ditangkap hingga masuk ke gudang pendingin. Pertama, ikan dicuci dengan air laut bersih untuk menghilangkan lendir dan darah. Lalu, ikan dipilah berdasarkan jenis dan ukuran. Setelah itu, ikan didinginkan dengan es atau air laut dingin. Terakhir, ikan disimpan di palka berpendingin atau freezer.
Kebersihan juga sangat penting. Dek yang kotor, alat yang tidak bersih, atau penanganan yang ceroboh dapat menyebabkan kontaminasi. Oleh karena itu, kru harus selalu mencuci tangan, membersihkan peralatan, dan menggunakan pakaian yang sesuai saat menangani ikan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kualitas ikan dapat dipertahankan, dan konsumen akan menerima hasil laut yang aman dan segar.
1. Observasi Visual
Guru menunjukkan gambar ikan segar vs ikan rusak. Deskripsikan ciri-ciri dalam bahasa Inggris (mata, insang, bau, tekstur).
✓ Bright red gills
✓ Firm flesh
✓ Fresh sea smell
✗ Pale gills
✗ Soft flesh
✗ Unpleasant odor
2. Listening Activity
Simak penjelasan guru tentang Cold Chain. Setelah itu, jawab pertanyaan singkat:
What is Cold Chain?
Why is it important?
Rantai dingin menjaga suhu rendah (0-4°C) dari kapal hingga konsumen, menghambat pertumbuhan bakteri.
3. Vocabulary Building
Guru menuliskan kosakata: Freshness, Spoilage, Hygiene, Sorting, Chilling, Freezing.
Buatlah kalimat sederhana menggunakan kata tersebut.
4. Pair Work
Berpasangan, diskusikan langkah paling penting untuk menjaga kualitas ikan. Tulis hasil diskusi dalam 3–4 kalimat bahasa Inggris.
Prinsip Cold Chain: Segera dinginkan setelah ditangkap, gunakan es atau air laut dingin, simpan di palka berpendingin.
Hygiene: Cuci tangan, desinfeksi alat, gunakan sarung tangan → mencegah kontaminasi silang.
Freezing vs Chilling: Chilling (0–4°C) untuk jangka pendek, Freezing (-18°C) untuk penyimpanan lama.
Comments
Post a Comment